Campaign cover image

Ketika Virus Datang, Harumi, Nana&Edith Berbagi lewat E-book Anak

Ketika virus datang,

Hari-hari sekarang terasa gelap terus.

Pintu jendela selalu tertutup.

Tidak ada yang datang.

Tetangga tidak mampir.

Aku pun tidak boleh main keluar.


Hai Teman Baik, ketika virus COVID-19 datang, banyak keluarga yang harus berdiam diri di rumah terus-menerus. Anak-anak tidak dapat bertemu dengan teman, sekolah pun menerapkan pembelajaran online. Banyak anak merasa sedih atau marah, seolah-olah tanpa sebab, karena belum mampu menyampaikan perasaan di hati.


Harumi Supit dan dua kawannya berinisiatif untuk berbagi lewat e-book anak. Harumi sebagai penulis, Maria Nathalie sebagai ilustrator, dan Edith Sutanto sebagai desainer ingin peduli dengan mental anak-anak di tengah situasi pandemi Covid-19 dan pembatasan sosial berskala besar saat ini.



E-book berjudul “Ketika Virus Datang” ini bertujuan untuk membantu anak-anak mengutarakan dan melepaskan kejenuhan, kesedihan atau kemarahan yang terpendam, melalui cerita si kelinci kecil yang marah karena harus #dirumahaja. 


“Kami melihat begitu banyak anak yang merasa tertekan dengan suasana saat ini. Terutama balita dan anak-anak. Mereka susah untuk mengungkapkan apa yang mereka rasakan. Kami harapkan, melalui cerita yang dibuat sangat visual, anak-anak bisa menyalurkan perasaannya. Dan bagi orangtua yang kebingungan, buku ini bisa menjadi salah satu cara untuk menjembatani hubungan dengan anak,” ungkap Harumi Supit. 



E-book ini juga diharapkan bisa memicu minat baca anak-anak. Harumi dan kawan-kawannya merasa prihatin dengan minat baca terutama kurangnya minat baca anak-anak saat ini. Pun dengan ketersediaan buku atau sumber-sumber bagi anak dan orangtua dalam memahami kesulitan mental dan emosional anak, sementara mental emosional yang sehat sangat penting agar anak dapat manusia bermanfaat sebagaimana diceritakan di akun Instagram BacaHati__ yang juga berisikan detil-detil “behind the scenes” yang menarik.


Selain peduli mental dan emosional anak-anak lewat e-book yang dibuat, Edith, Harumi, dan Nathalie juga ingin berbagi dengan anak-anak kurang mampu yang membutuhkan bantuan. Hasil dari e-book berjudul “Ketika Virus Datang” ini akan disumbangkan untuk anak-anak kurang mampu dan anak duafa melalui BenihBaik.com.


Teman Baik bisa ikut berbagi dengan anak-anak kurang mampu dan anak duafa bersama Harumi, Nana&Edith. Caranya dengan berdonasi melalui BenihBaik.com. Teman Baik yang sudah berbagi kebaikan melalui kampanye penggalangan dana ini akan mendapat e-book atau buku digital yang akan dikirim melalui email atau Whatsapp oleh BenihBaik.com. Yuk kita tanam kebaikan selagi masih ada kesempatan.

    Pencairan Dana 8.285.009

    Ke rekening ****15 a/n Yayasan Kasih Roslin


    Pencairan donasi diberikan untuk Panti Asuhan Roslin di Kupang, dana tersalurkan digunakan untuk uang sekolah anak-anak, untuk menunjang self sufficiency, dan persiapan musim tanam..

 
logo-benihbaik

BenihBaik.com telah memiliki Izin Pengumpulan Uang di Kementerian Sosial Republik Indonesia dan Tanda Daftar Penyelenggara Sistem Elektronik di Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia.

Kominfo BenihBaik.com
Kemensos BenihBaik.com