Campaign cover image

Menabung Gaji Untuk Akhirat Bersama Ahmad, Office Boy Murah Hati

“Kamu punya ladang surga kok nggak ajak-ajak?” demikian celetuk teman-teman Ahmad, ketika tahu dirinya sudah lama berbagi nasi box untuk orang-orang kurang mampu. 


Hai Teman Baik, bekerja sebagai Office Boy (OB),Teman Kita Ahmad menyisihkan sebagian penghasilannya untuk membuat nasi box dan dibagikan secara gratis kepada orang miskin. 



Jauh sebelum pandemi melanda Indonesia, Ahmad sudah menjadikan kegiatan bagi-bagi nasi box gratis tersebut sebagai rutinitasnya. Semula, dia lakukan hanya sebulan sekali dengan jumlah terbatas. Maklum dia harus menyisihkan uang dari gaji OB-nya untuk membiayai kegiatan amal ini.



Lama-lama teman-temannya tahu. Ahmad bilang, dia tak pernah menceritakan kegiatannya. Teman-teman melihat sendiri saat dia bagi nasi box gratis kepada pemulung, tunawisma, dan orang-orang miskin yang dia jumpai di jalan. Sejak itu, teman-temannya terlibat. Mereka bersedia menyisihkan penghasilan untuk kegiatan sosial yang dirintis Ahmad. Seorang lain, meminjamkan dapur sebagai tempat memasak. Berkat dukungan mereka semua, Ahmad rutin membagikan nasi box untuk orang-orang miskin setiap minggu, sejak dua tahun silam.



Nasi box ini dimasak sendiri oleh Ahmad. Terkadang, teman-teman yang punya waktu luang, datang membantu. Menurut anak petani asal Lampung ini, dengan masak dan bungkus sendiri, jumlahnya bisa jauh lebih banyak. Juga, pilihan lauknya bervariasi. Ahmad biasa memasak pecel ayam, pecel lele, ayam woku, telur balado, sayur, olahan tempe, tahu, dan lain sebagainya.


Amal Ahmad terasa makin dibutuhkan, tatkala pandemi melanda Indonesia, khususnya Jakarta yang jadi tempat tinggal Ahmad selama ini. Banyak orang yang akhirnya tahu kegiatan amal ini dan mau membantunya. Bagi-bagi nasi box gratis Ahmad sedikit bergeser. Dia membagikannya kepada para pengemudi ojol, sebagai salah satu pekerja harian yang terkena dampak langsung.



Bagi pria berusia 32 tahun ini, kegiatan sosial yang dia lakukan tersebut adalah wujud syukur atas rezeki yang dia terima selama ini. Datang dari keluarga petani, dia melihat rezeki tak melulu uang. Pekerjaan, kesehatan, lingkungan yang kondusif adalah rezeki yang dia peroleh setiap hari, gratis pula. Lantas, apa salahnya dia membagikan rezeki itu dengan mereka yang mungkin tak seberuntung dirinya? 


Teman Baik, Ahmad mengajak kita untuk terlibat dalam aksi sosial ini. Hitung-hitung, kita menabung untuk hidup di akhirat nanti. Sebab, laku baik yang kita kerjakan hari ini akan membawa kebahagiaan di kemudian hari, termasuk di akhirat.


 
logo-benihbaik

BenihBaik.com telah memiliki Izin Pengumpulan Uang di Kementerian Sosial Republik Indonesia dan Tanda Daftar Penyelenggara Sistem Elektronik di Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia.

Kominfo BenihBaik.com
Kemensos BenihBaik.com